0
Mumia bukan Cuma dilakukan oleh bangsa Mesir, China atau yang dilakukan oleh suku di Wamena Papua, Indonesia dengan menggunakan ramuan khusus. 


Namun mumia juga boleh tercipta kerana suhu sejuk yang tetap menjaga tubuh mayat tersebut awet. Mumia juga di dapati di salah satu puncak pengunungan Andes. 

Penemuan berharga tersebut justru dijumpai tidak sengaja oleh seorang arkeologi, Johan Reinhard saat mendaki gunung berapi di Peru iaitu Nevado Ampato. Saat itu Reinhard hendak memberikan tanda dengan membaling dua buah batu yang telah dibungkus plastik kuning ke dalam kawah. 

Tak jauh dari batu tersebut jatuh terlihat sebuah ikatan tebal berbungkus kain bergaris yang ada diatas angka ais.  Kerana ingin tahu, Johan dan rakannya menghampiri dengan menuruni lereng ais. Selepas di buka, benar-benar diluar dugaan, terlihatlah wajah seorang gadis!


Juanita Masih sunti.Wajahnya cantik,tubuhnya segar,kulit putih kemerahan dan punya pekerti yang baik.
Oleh kerana itulah Juanita dijadikan pilihan.

Mumia ini pun diberi nama Juanita. Dan Juanita ini merupakan mumia perempuan beku pertama yang pernah dijumpai di Amerika Selatan.

 Diketahui saat meninggal Juanita mengenakan pakaian terbaik penuh dengan warna cerah dibuat dari kain berkualiti tinggi yang dikaitkan peniti perak serta memakai hiasan kepala dari bulu. 



Dengan keadaan mumia Juanita yang sangat baik ini, hingga masih kelihatan rambutnya yan gdikepang kecil dengan sangat rapi.

Setelah di lakukan pemeriksaan perubatan diketahui sebelum kematiannya, Juanita memakan makanan yang terdiri daripada sayur-sayuran.Kematiannya disebabkan oleh pukulan benda keras di samping kepala. 

Penelitian pada profil DNAnya oleh para ahli dari Institute for Genomic Research di Maryland menetapkan bahwa Juanita hidup sekitar tahun 1470 (hanya 20 tahun dari tercatat Columbus mendarat di benua Amerika) dan sekitar berusia 14 tahun.


Menurut bangsa Spanyol yang menjajah Amerika Selatan, dikatakan bahwa bangsa Inca mengorban anak-anak sebagai persembahan khusus untuk dewa-dewa mereka. Dan menjadi persembahan merupakan suatu kehormatan, karena mereka tidak dikorbankan sebagai makanan dewa, tapi dipercaya ikut menghuni kedalam dunia surga para dewa. Dipercaya juga bahwa mereka masih bisa berkomunikasi dengan anak-anak ini melalui perantara dukun. Dan konon keluarganya sendiri yang menawarkan sang anak untuk dikorbankan.




                           Miguel Zarate merungkai Juanita saat dijumpai pada tahun 1995




Juanita Masih sunti.Wajahnya cantik,tubuhnya segar,kulit putih kemerahan dan punya pekerti yang baik.
Oleh kerana itulah Juanita dijadikan pilihan.


Juanita mengenakan pakaian yang menyerupai tekstil terbaik dari Cuzco dan pengorbanan yang paling dekat dengan ibukota Inca, menunjukkan dia mungkin berasal dari keluarga Cuzco yang mulia.
Juanita dipilih sebagai yang paling indah dan tak berdosa dan akan dijamin hidup kekal oleh para dewa. 
Juanita dibunuh oleh pukulan yang kuat ke kepala dan mungkin juga diberikan Chicha, minuman dengan kandungan halusinogen yang kuat sebelum ritual dilakukan. 
Pada tahun 1996, Presiden Clinton melihat foto Juanita dan berkata, “Kalau aku seorang pria , aku mungkin meminta mumi keluar. Itu mumi yang cantik!“ Juanita dipajang di Santuarios Museo de Altura di Arequipa, Peru.

Post a Comment

 
Top